Rektor UISU Lantik Ketua Prodi Magister Pendidikan Agama Islam: Komitmen Baru untuk Kemajuan Akademik

Foto : Dokumentasi FAI UISU

Medan, 28 Juli 2025 — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) kembali menorehkan langkah strategis dalam upaya penguatan kualitas pendidikan tinggi dengan melantik Assoc. Prof. Dr. Rustam Epandi, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai Ketua Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam. Pelantikan ini berlangsung khidmat di Ruang Serbaguna Lantai II Gedung Pusat Administrasi UISU dan dihadiri oleh unsur pimpinan UISU serta civitas akademika Fakultas Agama Islam UISU.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB. Rektor UISU, Prof. Dr. Safrida, SE., M.Si., turut memberikan sambutan sekaligus pengarahan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara visi kelembagaan dan inovasi prodi dalam menghadapi tantangan zaman serta mendorong percepatan akreditasi unggul.

Kemudian dilanjutkan sambutan dari Yayasan UISU, Dr. Dani Satria, S.H., M.H., yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh dosen FAI dalam membangun atmosfer akademik yang produktif dan berintegritas. Dalam sambutannya, beliau berharap pelantikan ini menjadi tonggak baru dalam memperkuat daya saing Prodi Magister Pendidikan Agama Islam di tingkat regional maupun nasional.

Pelantikan ini disaksikan oleh para Wakil Rektor, jajaran Dekanat Fakultas Agama Islam, Ketua dan Sekretaris Prodi di lingkungan FAI, serta Kaprodi di berbagai program studi. Tampak kehadiran bebrrapa tokoh-tokoh penting dalam pelantikan ketua prodi Magister Pendidikan Agama Islam UISU.

Dalam sesi sambutan perdananya sebagai Kaprodi, Assoc. Prof. Dr. Rustam Epandi, S.Pd.I., M.Pd.I, menyampaikan tekadnya untuk menjadikan Prodi S2 PAI sebagai program unggulan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis nilai-nilai keislaman. “Saya mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Bersama tim dosen dan mahasiswa, insyaAllah kita akan membawa prodi ini lebih maju, unggul, dan kompetitif di masa depan,” ujar beliau disambut tepuk tangan.

Pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pimpinan dan tamu undangan, serta penyerahan dokumen SK pengangkatan secara simbolik. Nuansa akademik terasa kuat dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Dengan pelantikan ini, FAI UISU menegaskan kembali komitmennya dalam mencetak lulusan magister yang profesional, berakhlak, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan pendidikan Islam di Indonesia.

Foto: Dokumentasi FAI UISU

 

Informasi lebih lanjut:
Website: www.uisu.ac.id
Email: [email protected]
Instagram: @humas_uisu
YouTube: Humas UISU

Mahasiswa FAI UISU Raih Juara 1 Festival Vokal Padang Pasir dalam Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat Khas IV 2025

Medan, 6 Juli 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Dalam ajang Festival Vokal Padang Pasir kategori putra yang digelar dalam rangkaian Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat Khas IV 2025, mahasiswa FAI atas nama Aulia Mumtazul Fata berhasil meraih Juara 1 dan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 1.500.000 beserta trofi penghargaan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dan berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan yang bertujuan memperkenalkan budaya kuliner halal sekaligus seni Islam. Mahasiswa FAI UISU tampil memukau dengan vokal khas padang pasir yang memikat perhatian dewan juri dan para penonton.

Turut hadir dalam acara penyerahan hadiah beberapa tokoh penting, termasuk perwakilan MUI, pimpinan panitia pelaksana, serta dosen FAI UISU yang mendampingi mahasiswa berprestasi tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa FAI UISU tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dan berprestasi dalam kegiatan seni dan budaya Islam.

Dekan Fakultas Agama Islam UISU menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih. “Ini adalah wujud dari pembinaan karakter dan potensi mahasiswa secara holistik. Semoga menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama UISU,” ujarnya.

Prestasi ini juga sejalan dengan visi FAI UISU dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cakap dalam teori keislaman, tetapi juga mampu menunjukkan kompetensinya dalam ruang-ruang kreatif bernilai islami. Kegiatan vokal padang pasir ini menjadi sarana penguatan identitas budaya Islam yang penuh makna dan semangat.

Dengan kemenangan ini, FAI UISU berharap dapat terus menjalin kolaborasi dan partisipasi aktif dalam event-event kebudayaan Islam baik di tingkat lokal maupun nasional, serta mendorong mahasiswa lainnya untuk tampil percaya diri dalam mengembangkan bakat yang dimiliki.

FAI UISU Perkuat Kolaborasi Lewat MoA dan Seminar Nasional Inovasi Pendidikan Islam

 

Medan, 28 Mei 2024 – Dalam rangka memperkuat kolaborasi akademik dan kontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan syariah, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Pendidikan dan Manajemen Syariah di Era Disrupsi” pada Selasa, 28 Mei 2024. Acara ini berlangsung di Aula FAI UISU dan menghadirkan para akademisi, praktisi, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Seminar ini merupakan hasil kerja sama strategis antara FAI UISU dengan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Universitas Darmawangsa, dan Majelis Asosiasi Pendidikan Nasional (MAPN) Medan. Kehadiran para mitra kolaboratif ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mengembangkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Sumatera Utara. Dekan FAI UISU, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan semua pihak. Ia menekankan pentingnya menjadikan seminar ini sebagai wadah pertukaran ide, penguatan jejaring akademik, dan langkah konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai syariah ke dalam sistem manajerial dan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.  Para narasumber yang dihadirkan berasal dari kalangan pakar pendidikan dan manajemen syariah dari berbagai universitas mitra. Beberapa tema utama yang dibahas meliputi tantangan pendidikan Islam di era digital, transformasi manajemen syariah dalam institusi pendidikan, serta urgensi kolaborasi lintas kampus dalam pengembangan keilmuan Islam.

Salah satu narasumber, perwakilan dari UMN Al-Washliyah, menekankan bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai Islam harus mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi tanpa kehilangan esensinya. Ia juga menyoroti pentingnya manajemen yang berorientasi pada kemaslahatan dan akuntabilitas. Sementara itu, perwakilan Universitas Darmawangsa mendorong pentingnya riset kolaboratif antarlembaga sebagai fondasi pengembangan keilmuan yang lebih kuat. MAPN Medan juga menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan-kegiatan ilmiah serupa demi kemajuan pendidikan Islam di kawasan Medan dan sekitarnya.

Seminar ini diakhiri dengan sesi diskusi panel dan tanya jawab yang berlangsung antusias. Mahasiswa dan peserta aktif menyampaikan pandangan dan pertanyaan kritis kepada para narasumber. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada pemateri dan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi momen akademik yang berharga ini. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum ilmiah, tetapi juga menjadi wujud nyata dari semangat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam memperkuat eksistensi dan kualitas pendidikan serta manajemen syariah di tingkat nasional.