Sekitar satu bulan setengah mahasiswa Fakultas Agama Islam (UISU) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) melaksanakan salah satu program perkuliahannya di tengah-tengah masyarakat yang lazim disebut program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kali ini peserta KKN terdiri dari 55 orang dan dilakukan di Kecamatan Stabat yang meliputi 6 desa dan 1 kelurahan; Desa Kwala Begumit, Desa Karang Rejo, Desa Pantai Gemi, Desa Mangga, Desa Ara Condong, Desa Banyumas dan Kelurahan Stabat Baru.
Acara penutupan diselenggarakan di aula Kecamatan Stabat yang dihadiri Camat Kecamatan Stabat, Nuriadi S.Sos dan beberapa stafnya, Rektor UISU, Dr. Yanhar Jamaluddin MAP, Dekan FAI-UISU, Dr. M. Firman Maulana MA dan Wakil Dekan bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah, Drs. Ramlan Padang, MA.
Rektor UISU dalam sambutannya mengatakan bahwa hubungan UISU dengan masyarakat Langkat pada umumnya dan Kecamatan Stabat pada khususnya senantiasa berkelanjutan dalam rangka membangun dan mencerdaskan bangsa. Bahkan UISU siap jika diminta bantuan sekalipun dalam bentuk tenaga di pemerintahan, terutama karena banyak alumni UISU telah mengisi beberapa instansi di kabupaten Langkat. “Kami patut bersyukur beberapa orang alumni UISU telah bekerja seperti di Kantor Bupati, Dinas Pariwista dan bahkan salah seorang Kepala Desa di Kecamatan ini adalah juga alumni FAI-UISU. Karena itu dengan tangan terbuka kami bersedia dan senang hati akan membantu jika dimintai bantuan terutama tenaga di bidang pemerintahan dan administrasi,” papar Rektor Yanhar Jamaluddin MAP di hadapan Camat Stabat dan para stafnya serta mahsiswa peserta KKN.



Program Coffee Morning di lingkungan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) merupakan gagasan Rektor UISU, Dr. Yanhar Jamaluddin MAP yang digelar setiap bulannya secara bergantian di fakultas-fakultas se-UISU, rektorat dan pegawai.
Dalam kesempatan tersebut Dekan FAI, Dr. M. Firman Maulana MA menyampaikan laporan perkembangan fakultas yang sampai saat ini mengelola 5 program studi (prodi); Pendidikan Agama Islam, Hukum Islam (ahwalu syakhsiyah), Ekonomi Syari’ah, Manajemen Pendidikan Islam dan Qur’an-Tafsir dengan 449 mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Sementara Rektor UISU dalam sambutannya menekankan strategi peningkatan rekruitmen mahasiswa untuk tahun akademik 2020/2021 dengan memanfaatkan berbagai sarana termasuk teknologi informasi dan media sosial.
Sebagai salah satu kegiatan sosial dan dakwah Islamiyah mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara gelar kegiatan Khitan Masal di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN), tepatnya di kantor Camat Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Kegitan dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Maret 2020, dan dalam kegiatan tersebut FAI bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran (FK) UISU sebagai pelaksana kegiatan khitan.
Demikian halnya dengan Camat Kecamatan Stabat, Nuriadi S.Sos mengucapkan terima kasih atas kegiatan khitan tersebut yang sangat membantu warganya dalam melaksanakan kewajibannya sebagai seorang Muslim. “Khitan masal ini sangat membantu warga kami dan terlebih-lebih hal itu merupakan sunah Rasul yang sebenarnya kewajiban bagi seorang Muslim untuk berkhitan”, jelasnya. Selanjutnya beliau mengatakan, “Anak-anak mahasiswa yang KKN kali ini sangat kreatif dan produktif sehingga banyak membantu warganya, terutama dalam pendidikan, dakwah dan bakti sosial”, tambahnya.
Senin, 3 Februari 2020, Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) melepas mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN). Acara pelepasan dilakukan di lapangan parkir UISU yang dihadiri Dekan FAI dan para wakilnya, ketua LEPPAI dan beberapa staf yang terlibat sebagai panitia. KKN kali ini diadakan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Rektor dalam kata sambutannya di hadapan mahasiswa yang terdiri dari program studi (prodi) ekonomi syariah, prodi ahwalu syakhsiyah dan prodi pendidikan agama Islam menekankan pentingnya mahasiswa menginformasikan tentang kondisi UISU yang saat ini sangat kondusif. Selain itu Rektor juga berpesan kepada peserta KKN yang menurutnya sangat penting, yaitu 3 hal. Pertama, jaga nama baik almamater dan seharusnya peserta KKN untuk mengklarifikasi kondisi UISU yang sudah kondusif saat ini. Kedua, praktek lapangan yang merupakan aplikasi dari sekian lama akademik teoritis yang diperoleh melalui perkuliahan, kesemuanya belum tentu bisa dipraktekkan di lapangan, karena itu dosen pembimbing kelak menjadi tempat berkonsultasi, dan ketiga, agar mahasiswa peserta KKN menjunjung tinggi akhlakul karimah.
Pada hari Sabtu 1/2 2020 unsur pimpinan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) memberikan pembekalan kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke XXII. KKN kali ini akan dilaksanakan di Kecamatan StabatLangkat dan peserta akan ditempatkan 7 kelurahan/desa, yaitu desa Kwala Begumit, desa Karang Rejo, desa Pantai Gemi, desa Mangga, desa Ara Condong, desa Banyumas dan Kelurahan Stabat Baru. Mahasiswa peserta KKN akan berada di desa-desa dan kelurahan tersebut selama 45 hari terhitung dari tanggal 3 Februari 2020. Karena itu pembekalan menjadi sesuatu yang sangat penting artinya bagi para peserta KKN. Mereka dibekali mengenai wawasan kemasyarakatan, organisasi sosial dan keagamaan serta teknis pelaksanaannya mulai dari sosialisasi, perencanaan, aplikasi dan evaluasi program.