Seninar Internasional Tafsir Inspirasi

Pada hari Rabu, 23 September 2020 Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Dr. M. Firman Maulana tampil sebagai pembicara dalam Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Divisi Hubungan Luar Negeri. Acara yang diselenggarakan di AULA MUI dihadiri segenap pimpinan pesantren modern, pesantren tahfidz, pesantren salafi dan beberapa institusi kemasyakatan lainnya yang umumnya berada di kota Medan.

Selain acara yang diselenggarakan dengan sistem luring, panita pelaksana juga menyediakan layanan online melalui Streamyx, Instagram dan You Tube. Acara berlangsung cukup meriah dan khidmah dihadiri Ketua MUI-SU, Prof. Dr. Abdullah Syah dan sejumlah tokoh masyarakat, unsur orgnisasi kesantrian serta bidang entrepeneurship. Dalam kesempatan tersebut, Dekan FAI-UISU menyampaikan hasil tinjauannya mengenai Tafsir Inspirasi yang dianggapnya sebagai karya monumental Prof Dr. Zaenal Arifin Zakaria MA yang cukup inspiratif.

Penulis dalam hal ini menggunakan bahasa yang lugas, simple, dan langsung menuju sasaran.  “The style of writing or the language is easy to understand, straightforward and to the point”, jelas Dekan FAI dalam makalahnya yang berbahasa Inggris. “This is an intellectual jihad”, tambahnya.

Nara sumber dalam seminar internasional tersebut terdiri dari  2 0rang dari luar negeri, yaitu Adi Sumandi (California, USA) dan (Mohd. Najib Abdul Qadir (Prof. UKM Malaysia), dan 3 orang dari dalam negeri, yaitu Zamaksyari Hasballah (Rektor Dharmawangsa), Amroeni Drajad (Wakil Rektor 3 UINSU), dan M. Firman Maulana (Dekan FAI-UISU).

Kesemua nara sumber apresiatif terhadap kehadiran Tafsir Inspiratif untuk membantu pemahaman kandungan Qur’an, terlebih-lebih karya tersebut akan diterjemahkan ke dalam bahasa asing sehingga syiar dan dakwah Islam melalui tafsir ini akan lebih mendunia.

Pengajian FAI Jum’at Pagi

 

UISU-Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sumatera Utara, Dr. Firman Maulana. M.Ag, Staf Pegawai, dan Dosen FAI UISU setiap Hari Jum’at Pagi jam 7.30 selalu melaksanakan pengajian rutin dengan membaca Yasin bersama.

Acara dilanjutkan Tausiah untuk menambah wawasan Agama kepada semua Pegawai FAI UISU. Kegiatan ini dilakukan guna menambah silaturahim antar pimpinan, dosen serta pegawai di FAI UISU. Sebagai penutup Acara salah satu Dosen FAI membacakan do’a bersama (Reporter, Mansyur Panjaitan,S.Pd.I).

Memaknai Hijrah Nabi Muhammad S.A.W.

KH Tengku Zulkarnain Bersama Dekan FAI Dr. Firman Maulana MA memberikan tausiah dalam rangka peringatan tahun baru islam di Auditorium UISU kemarin (27/8).

MEMAKNAI HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW 

MEDAN-Sebagian umat  Islam keliru mengklaim tahun Islam hanya tahun Hijriah saja. Padahal berbagai aktivitas menyangkut ibadah tetap menggunakan tahun hitungan bulan yang disebut Hijriah dan hitungan matahari disebut Masehi. Kedua tahun menggunakan hitungan matahari dan bulan sebenarnya  sudah ada sebelum Islam dan Kristen muncul di muka bumi ini.

Faktanya nama-nama bulan pada tahu Masehi tersebut diambil dari nama-nama dewa atau dewi dalam mitologi Romawi kata Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Zulkarnain dalam tausiahnya  menyambut Tahun Baru 1442 Hijriah di Gedung Auditorium  Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Jalan SM Raja Medan, Kamis (27/8).

Hanya saja, katanya, agama Kristen menetapkan tahun 1 Masehi tersebut didasarkan pada kelahiran Isa Almasih. Sedangkan Islam menetapkan tahun 1 diambil dari awal hijrahnya Muhammad dari Makkah ke Madinah. Zulkarnain menjelaskan dalam Islam tetap menggunakan dua tahun tersebut seperti  menetapkan jadwal puasa Ramadan menggunakan hitungan bulan tetapi ketika menetapkan masuknya waktu berbuka menggunakan hitungan mata hari termasuk menetapkan jadwal salat.Penetapan jadwal ibadah dalam Islam tersebut sesuai dengan perintah Allah yang terdapat dalam Alquran diantara pada surat Israk ayat 12 dan surat Yunus ayat 5.

Pada penyambutan Tahun baru 1442  Hijriah dengan thema Hijriah untuk menggapai umat yang jujur dan istiqomah, Zulkarnain, juga menjelaskan bahwa jujur adalah sifat nabi. Jadi ada empat golongan nanti yang bisa dekat dengan Nabi di akhirat yakni orang yang siddiq, mahir dalam Alquran, orang yang mengurus anak yatim, suhada, dan orang yang saleh.

Sementara itu, Rektor UISU dalam sambutannya mengatakan terimakasih atas kehadiran KH Tengku Zulkarnain yang bersedia hadir untuk memberikan tausiah dalam rangka peringkatan tahun baru hijriyah di UISU.

Dengan mengambil tema Hijrah untuk menggapai umat yang jujur dan istiqomah, Rektor berharap menjadi ajang untuk bermuhasabah untuk memperbaiki diri pada masa yang akan datang. “Tema ini hendaknya menjadi dorongan dalam beraktivitas pada peran dan posisi masing-masing. Penting bagi kita untuk memperbaiki kinerja dan produktivitas kita,”ujar Rektor.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Parlaungan Lubis S.Pdi. MA selaku protokol dan pembacaan ayat suci al-Quran oleh Ahmad Ridho Amrul Hafidz. Turut memberikan sambutan Ketua Panitia Drs. H. AHmad Adib Nasution MM, Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin MAP dan sambutan Pengurus Yayasan UISU yang disampaikan H. Ikrom Helmi Nasution serta  dilanjutkan dengan tausiyah oleh Dr. Firman Maulana MA (Dekan FAI) dan juga KH Tengku Zulkarnain (Wasekjend MUI Pusat).

Kegiatan peringatan tahun baru hijriyah kali ini dilaksanakan secara virtual dan dapat diikuti melalui aplikasi zoom. Selain itu, peringatan tahun baru Hijriyah itu juga disiarkan secara live melalui akun youtube humas uisu. Sementara itu, khusus di auditorium kegiatan tersebut dihadiri ratusan civitas akademika dari tingkat universitas, fakultas hingga program studi dengan tetap memperhatikan standard protocol kesehatan.

19 Mahasiswa FAI-UISU Diwisuda

Pada tanggal 11 Agustus 2020, sebanyak 19 orang mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sumatera Utara diwisuda yang terdiri dari 16 mahasiswa program studi (prodi) Pendidikan Agama Islam dan 3 mahasiswa dari prodi Ahwalu syakhsiyah (hukum perdata Islam).

Ke-19 mahasiswa tersebut merupakan bagian dari wisudawan UISU yang seluruhnya berjumlah 763 mahasiswa. Acara wisuda diselenggarakan dua (2) hari; Selasa, 11 Agustus 2020 dan Rabu, 12 Agustus 2010 dan terbagi kedalam 4 sesi. FAI-UISU mendapat bagian di hari pertama sesi kedua setelah shalat Zuhur.

Secara keseluruhan acara wisuda UISU Periode II Tahun Akademik 2019/2020 berjalan lancar dan Sidang Senat wisuda tersebut dibuka langsung oleh Ketua Senat UISU, Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin.  Acara diselenggarakan di Auditorium UISU lantai III secara luring  kecuali sambutan L2Dikti Wilayah I dan Kopertais wilayah IX melalui zoom.

Dalam pidatonya Rektor UISU, Dr Yanhar Jamaluddin MAP mengungkapkan rasa optimis UISU sebagai Perguruan Tinggi Swasta tertua di Pulau Jawa untuk meraih akreditasi A, terutma karena dukungan kuat dari L2Dikti Wilayah I Sumut.

STERILISASI RUANG KERJA FAI

28 Maret 2020. Dalam upaya pencegahan wabah pendemik global dewasa ini yang dikenal dengan Virus Corona-19 (COVID-19), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara melakukan penyemprotan disinfektan di ruang dan sekitar kantor FAI-UISU Jln. Sisingamangaraja, Teladan, Medan.

Penyemprotan disinfektan dilakukan sebelum kedatangan kembali mahasiswa tanggal 1 April 2020 yang dirumahkan sejak dua minggu lalu. “Kita siapkan saja ruangan yang steril untuk para mahasiswa dan pegawai andaikan nanti mereka kembali setelah dirumahkan karena wabah Covid-19”, ujar Dekan FAI, Dr. M. Firman Maulana MA yang turut serta dalam kegiatan penyemprotan tersebut bersama beberapa stafnya; WD ADI, Drs. Ramlan Padang, Zainidah Siagian MA, Ridwan S.Pd.I, Riyan Sh.I, Fikri dan Roji.

Memang sesuai surat edaran Rektor UISU, mahasiswa dirumahkan sejak 18 Maret lalu guna pencegahan terhadap penularan virus Corana di lingkungan UISU. Dirumahkan bukan berarti mahasiswa libur dari kegiatan belajar-mengajar, akan tetapi pembelajaran dilakukan melalui online atau sitem daring. Terkait dengan penyemprotan disinfektan, hal itu dilakukan sesuai isyarat Rektor UISU, Dr. Yanhar Jamaluddin MAP agar UISU steril dari virus Corona yang berbahaya, terutama sebelum kedatangan mahasiswa pada 1 April 2020.