FAI UISU Laksanakan Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2025

Medan, 23 Juli 2025 Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) secara resmi melaksanakan pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2025. Acara berlangsung khidmat di halaman depan gedung FAI UISU dan dihadiri oleh yayasan, jajaran pimpinan fakultas, dosen pembimbing, staf kependidikan, serta mahasiswa peserta KKN.

Dalam sambutannya, Dekan FAI UISU menyampaikan harapan besar agar para mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang telah mereka peroleh selama perkuliahan dalam kehidupan masyarakat secara nyata. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga etika, integritas, dan semangat pengabdian selama menjalankan KKN di lokasi masing-masing. KKN Tematik tahun ini mengusung tema pengabdian berbasis keislaman dan pemberdayaan masyarakat. Para mahasiswa akan ditempatkan di berbagai titik di wilayah Sumatera Utara, terutama di daerah-daerah yang memerlukan penguatan edukasi keagamaan dan pemberdayaan sosial berbasis komunitas.

Acara pelepasan diawali dengan pembacaan doa dan pengarahan teknis dari koordinator KKN. Setelah itu dilanjutkan dengan simbolisasi penyerahan peserta kepada masyarakat yang ditandai dengan penyematan atribut serta penyerahan dokumen administratif oleh pihak fakultas kepada perwakilan kelompok KKN. Antusiasme peserta terlihat dari semangat dan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan baru di tengah masyarakat. Para mahasiswa tampak mengenakan jas almamater merah khas UISU dan melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi keberangkatan mereka.

Pelepasan ini juga menjadi momentum penting dalam proses pembelajaran mahasiswa di luar kampus. Melalui KKN, FAI UISU berharap mahasiswa tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga pelopor dalam pembangunan karakter dan peradaban masyarakat yang religius dan berdaya saing. Dengan semangat keilmuan dan pengabdian, mahasiswa FAI UISU diharapkan mampu membawa nama baik kampus serta memberikan kontribusi nyata dalam memajukan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan dan sosial.

Mahasiswa FAI UISU Raih Juara 1 Festival Vokal Padang Pasir dalam Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat Khas IV 2025

Medan, 6 Juli 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Dalam ajang Festival Vokal Padang Pasir kategori putra yang digelar dalam rangkaian Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat Khas IV 2025, mahasiswa FAI atas nama Aulia Mumtazul Fata berhasil meraih Juara 1 dan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 1.500.000 beserta trofi penghargaan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dan berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan yang bertujuan memperkenalkan budaya kuliner halal sekaligus seni Islam. Mahasiswa FAI UISU tampil memukau dengan vokal khas padang pasir yang memikat perhatian dewan juri dan para penonton.

Turut hadir dalam acara penyerahan hadiah beberapa tokoh penting, termasuk perwakilan MUI, pimpinan panitia pelaksana, serta dosen FAI UISU yang mendampingi mahasiswa berprestasi tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa FAI UISU tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dan berprestasi dalam kegiatan seni dan budaya Islam.

Dekan Fakultas Agama Islam UISU menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih. “Ini adalah wujud dari pembinaan karakter dan potensi mahasiswa secara holistik. Semoga menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama UISU,” ujarnya.

Prestasi ini juga sejalan dengan visi FAI UISU dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cakap dalam teori keislaman, tetapi juga mampu menunjukkan kompetensinya dalam ruang-ruang kreatif bernilai islami. Kegiatan vokal padang pasir ini menjadi sarana penguatan identitas budaya Islam yang penuh makna dan semangat.

Dengan kemenangan ini, FAI UISU berharap dapat terus menjalin kolaborasi dan partisipasi aktif dalam event-event kebudayaan Islam baik di tingkat lokal maupun nasional, serta mendorong mahasiswa lainnya untuk tampil percaya diri dalam mengembangkan bakat yang dimiliki.

FAI UISU Perkuat Kolaborasi Lewat MoA dan Seminar Nasional Inovasi Pendidikan Islam

 

Medan, 28 Mei 2024 – Dalam rangka memperkuat kolaborasi akademik dan kontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan syariah, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Pendidikan dan Manajemen Syariah di Era Disrupsi” pada Selasa, 28 Mei 2024. Acara ini berlangsung di Aula FAI UISU dan menghadirkan para akademisi, praktisi, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Seminar ini merupakan hasil kerja sama strategis antara FAI UISU dengan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Universitas Darmawangsa, dan Majelis Asosiasi Pendidikan Nasional (MAPN) Medan. Kehadiran para mitra kolaboratif ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mengembangkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Sumatera Utara. Dekan FAI UISU, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan semua pihak. Ia menekankan pentingnya menjadikan seminar ini sebagai wadah pertukaran ide, penguatan jejaring akademik, dan langkah konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai syariah ke dalam sistem manajerial dan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.  Para narasumber yang dihadirkan berasal dari kalangan pakar pendidikan dan manajemen syariah dari berbagai universitas mitra. Beberapa tema utama yang dibahas meliputi tantangan pendidikan Islam di era digital, transformasi manajemen syariah dalam institusi pendidikan, serta urgensi kolaborasi lintas kampus dalam pengembangan keilmuan Islam.

Salah satu narasumber, perwakilan dari UMN Al-Washliyah, menekankan bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai Islam harus mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi tanpa kehilangan esensinya. Ia juga menyoroti pentingnya manajemen yang berorientasi pada kemaslahatan dan akuntabilitas. Sementara itu, perwakilan Universitas Darmawangsa mendorong pentingnya riset kolaboratif antarlembaga sebagai fondasi pengembangan keilmuan yang lebih kuat. MAPN Medan juga menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan-kegiatan ilmiah serupa demi kemajuan pendidikan Islam di kawasan Medan dan sekitarnya.

Seminar ini diakhiri dengan sesi diskusi panel dan tanya jawab yang berlangsung antusias. Mahasiswa dan peserta aktif menyampaikan pandangan dan pertanyaan kritis kepada para narasumber. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada pemateri dan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi momen akademik yang berharga ini. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum ilmiah, tetapi juga menjadi wujud nyata dari semangat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam memperkuat eksistensi dan kualitas pendidikan serta manajemen syariah di tingkat nasional.

FAI UISU Gelar Asesmen Lapangan Pembukaan Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam

23 Desember 2024 – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menggelar acara asesmen lapangan pembukaan Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam pada 23-25 Desember 2024. Kegiatan penting ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Sumatera Utara. Acara yang berlangsung di gedung FAI UISU ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, termasuk Yayasan, Rektor UISU dan Dekan FAI, serta tim evaluator dari Kementerian Agama.

Tim evaluator yang dipimpin oleh Prof. Dr. Fauzan, M.A. sebagai Evaluator Program Studi Kementerian Agama dan Dr. Isnaini Harahap, M.Ag juga sebagai Evaluator Program Studi Kementerian Agama, melakukan penilaian menyeluruh terhadap kesiapan FAI UISU dalam membuka program magister baru ini. “Asesmen ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan bahwa program magister yang akan dibuka memenuhi standar nasional pendidikan tinggi,” ungkap salah seorang evaluator dalam sesi pembukaan.

Dalam asesmen tersebut, berbagai aspek dievaluasi secara mendalam, mulai dari kurikulum, ketersediaan dosen berkualifikasi doktor, fasilitas pendukung pembelajaran, hingga rencana pengembangan program studi ke depan. Rektor UISU dalam sambutannya menyampaikan komitmen penuh universitas untuk mendukung pembukaan program magister ini. “Ini adalah momentum penting bagi UISU untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara,” tegas Rektor.

Sementara itu, Dekan FAI UISU menekankan bahwa program magister Pendidikan Agama Islam ini akan fokus pada pengembangan tenaga pendidik yang profesional dan berakhlak mulia. “Kami berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi,” jelasnya.

Yang menarik dari program ini adalah integrasinya dengan konsep Kampus Merdeka, sebagaimana terlihat dari logo yang dipajang dalam acara tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa program magister yang akan dibuka akan mengadopsi inovasi-inovasi pembelajaran terkini sesuai dengan kebijakan Kemendikbudristek. Tim evaluator juga memberikan apresiasi terhadap visi dan misi yang telah disiapkan FAI UISU, serta rencana implementasi kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pembukaan program magister Pendidikan Agama Islam ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan tenaga pendidik berkualitas di berbagai lembaga pendidikan Islam, mulai dari madrasah hingga perguruan tinggi Islam. “Program ini akan menjadi pusat pengembangan keilmuan Pendidikan Agama Islam yang tidak hanya mengakar pada tradisi klasik, tetapi juga responsif terhadap tantangan pendidikan modern,” harapan yang disampaikan dalam diskusi.

Asesmen yang berlangsung selama tiga hari ini diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta, menandai berakhirnya tahapan evaluasi yang akan menentukan kelayakan pembukaan program studi magister tersebut. Hasil asesmen ini nantinya akan menjadi dasar pertimbangan Kementerian Agama dalam memberikan izin operasional program studi magister Pendidikan Agama Islam di FAI UISU.

FAI UISU dan Pusat Studi Islam UKM Malaysia Tandatangani Letter of Intent (LoI)

Medan, 17 Juli 2025 — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) resmi menjalin kerja sama akademik dengan Pusat Pengajian Islam Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) yang berlangsung di Aula FAI UISU, Medan.

Acara ini dihadiri oleh para pimpinan dari kedua institusi. Dari pihak FAI UISU tampak hadir Dekan, Wakil Dekan, para dosen, serta tenaga kependidikan. Sementara dari pihak UKM diwakili langsung oleh perwakilan Pusat Pengajian Islam UKM. Penandatanganan ini menandai dimulainya kolaborasi strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan FAI UISU menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi kampus, khususnya dalam memperluas jejaring akademik dan meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi. Ia berharap kolaborasi ini akan menghasilkan program-program yang konkret seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar internasional, serta proyek riset bersama.

Perwakilan dari UKM Malaysia turut mengapresiasi sambutan hangat dari pihak UISU dan menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan tinggi Islam dalam menghadapi tantangan global. Beliau juga menekankan perlunya penguatan nilai-nilai Islam moderat melalui kerja sama ilmiah lintas negara. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan dokumen LoI sebagai simbol dimulainya kolaborasi resmi antara kedua lembaga. Penandatanganan ini menjadi tonggak awal dalam mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam pengembangan kajian keislaman.

Melalui kerja sama ini, kedua institusi sepakat untuk saling mendukung dalam pengembangan kurikulum keislaman yang relevan dengan konteks global, serta memperkuat kemampuan sumber daya manusia dalam menghadapi era transformasi digital dan revolusi industri 4.0. Diharapkan, kerja sama ini dapat mendorong mahasiswa dan dosen untuk lebih aktif berpartisipasi dalam forum-forum ilmiah internasional.

Selain kegiatan akademik, kerja sama ini juga mencakup kolaborasi dalam pengabdian masyarakat, termasuk program dakwah lintas negara, pelatihan kewirausahaan berbasis syariah, dan penguatan peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat madani. FAI UISU dan UKM optimis bahwa kerja sama ini akan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat luas.

FAI UISU terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi fakultas unggulan yang berdaya saing internasional melalui berbagai bentuk kemitraan strategis. Penandatanganan LoI dengan UKM ini merupakan langkah konkret dalam merealisasikan visi kampus Islami yang terbuka, inklusif, dan unggul dalam bidang ilmu pengetahuan, keislaman, dan kemanusiaan.