COFFEE MORNING FAI-UISU

Program Coffee Morning di lingkungan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) merupakan gagasan Rektor UISU, Dr. Yanhar Jamaluddin MAP yang digelar setiap bulannya secara bergantian di fakultas-fakultas se-UISU, rektorat dan pegawai.

Pada tanggal 11 Maret 2020 giliran Fakultas Agama Islam (FAI) sebagai tuan rumah atas instruksi Rektor. Sebagaimana sering diungkapkan bahwa acara tersebut merupakan non formal dan menjadi ajang silaturrahmi para pimpinan di lingkungan UISU. Karena itu acara dihadiri mulai dari unsur Pembinan UISU, Yayasan, Pengawas, Rektor dan para wakilnya, para pimpinan lembaga, dekanat se-UISU hingga pegawai.

Dalam kesempatan tersebut Dekan FAI, Dr. M. Firman Maulana MA menyampaikan laporan perkembangan fakultas yang sampai saat ini mengelola 5 program studi (prodi); Pendidikan Agama Islam, Hukum Islam (ahwalu syakhsiyah), Ekonomi Syari’ah, Manajemen Pendidikan Islam dan Qur’an-Tafsir dengan 449 mahasiswa dari dalam dan luar negeri. Sementara Rektor UISU dalam sambutannya menekankan strategi peningkatan rekruitmen mahasiswa untuk tahun akademik 2020/2021 dengan memanfaatkan berbagai sarana termasuk teknologi informasi dan media sosial.

 

MAHASISWA FAI-UISU GELAR KHITAN MASAL DI LOKASI KKN-STABAT

Sebagai salah satu kegiatan sosial dan dakwah Islamiyah mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara gelar kegiatan Khitan Masal di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN), tepatnya di kantor Camat Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Kegitan dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Maret 2020, dan dalam kegiatan tersebut FAI bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran (FK) UISU sebagai pelaksana kegiatan khitan.

Fakultas Kedokteran UISU menurunkan 21 orang tenaga medis dalam pelaksanaan khitan tersebut dengan peserta terdiri dari 25 orang, anak-anak dari berbagai desa di kecamatan Stabat lokasi KKN mahasiswa. Kegitan Khitan Masal dilakukan di minggu kelima dan menjadi bagian program KKN Mahasiswa FAI-UISU yang akan berakhir di minggu selanjutnya.

Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Ahmad Bakhori ST., MT yang didampingi Dekan FAU-UISU, Dr. M. Firman Maulana MA., dalam acara pembukaan di aula Kecamatan Stabat mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu program pengabdian masyarakat dan catur dharma sesuai visi dan misi UISU. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan pihak Camat Kecamatan Stabat beserta jajarannya, Lurah dan Kepala Desa serta Danramil yang sempat hadir dalam acara pembukaan Kegiatan Khitan Masal tersebut. Di sela-sela sambutannya, beliau juga memparkan tentang UISU yang semakin establish saat ini dan mengelola 9 fakultas dengan 30 program studi. Karena itu, “diharapkan kelak ada putra-putri daerah Stabat-Langkat yang akan menimba ilmu di UISU, sehingga kerjasama ini tidak putus sampai disini tapi diperluas dalam rangka mencerdaskan bangsa melalui peningkatan sumberdaya manusia”, harapnya.

Demikian halnya dengan Camat Kecamatan Stabat, Nuriadi S.Sos mengucapkan terima kasih atas kegiatan khitan tersebut yang sangat membantu warganya dalam melaksanakan kewajibannya sebagai seorang Muslim. “Khitan masal ini sangat membantu warga kami dan terlebih-lebih hal itu merupakan sunah Rasul yang sebenarnya kewajiban bagi seorang Muslim untuk berkhitan”, jelasnya. Selanjutnya beliau mengatakan, “Anak-anak mahasiswa yang KKN kali ini sangat kreatif dan produktif sehingga banyak membantu warganya, terutama dalam pendidikan, dakwah dan bakti sosial”, tambahnya.

Di akhir kegiatan khitanan, Rektor UISU, Dr Yanhar Jamaluddin MAP didampingi wakilnya, bidang kerjasama, Andang Suhendi SS., MA menyempatkan diri untuk hadir dan meninjau acara khitan tersebut. Beliau lakukan di sela-sela kesibukannya setelah melakukan Memorandun of Understanding (MoU) dengan sejumlah instansi, baik pemerintah maupun swasta di kawasan Aceh Timur. Dalam kesempatan tersebut Rektor hanya bisa berkomunikasi via handphone dengan pihak Camat dan menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan fasilitas yang disediakan terkhusus kepada mahasiswa FAI-UISU untuk keperluan dakwah dan pengabdian masyarakat di kawasan Stabat.

REKTOR UISU LEPAS MAHASISWA FAI KKN

Senin, 3 Februari 2020, Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) melepas mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN). Acara pelepasan dilakukan di lapangan parkir UISU yang dihadiri Dekan FAI dan para wakilnya, ketua LEPPAI dan beberapa staf yang terlibat sebagai panitia. KKN kali ini diadakan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Rektor dalam kata sambutannya di hadapan mahasiswa yang terdiri dari program studi (prodi) ekonomi syariah, prodi ahwalu syakhsiyah dan prodi pendidikan agama Islam menekankan pentingnya mahasiswa menginformasikan tentang kondisi UISU yang saat ini sangat kondusif. Selain itu Rektor juga berpesan kepada peserta KKN yang menurutnya sangat penting, yaitu 3 hal. Pertama, jaga nama baik almamater dan seharusnya peserta KKN untuk mengklarifikasi kondisi UISU yang sudah kondusif saat ini. Kedua, praktek lapangan yang merupakan aplikasi dari sekian lama akademik teoritis yang diperoleh melalui perkuliahan, kesemuanya belum tentu bisa dipraktekkan di lapangan, karena itu dosen pembimbing kelak menjadi tempat berkonsultasi, dan ketiga, agar mahasiswa peserta KKN menjunjung tinggi akhlakul karimah.

Sementara, mahasiswa peserta KKN yang terdiri dari 55 orang dengan tiga prodi tersebut sesampainya di Kecamatan Stabat diterima langsung oleh Camat Stabat yang didampingi oleh 6 kepala desa dan seorang lurah. Desa-desa yang menjadi lokasi KKN angkatan XXII FAI UISU ini yaitu terdiri dari Desa Kwala Begumit, Desa Karang Rejo, Desa Pantai Gemi, Desa Mangga, Desa Ara Condong, Desa Banyumas dan Kelurahan Stabat Baru.

Acara serah-terima peserta KKN dari Dekan FAI-UISU Dr. Mohammad Firman Maulana MA kepada Bapak Camat Stabat, Nuriadi S. Sos diselenggarakan di aula Kecamatan Stabat. Dalam kata sambutannya, Dekan FAI sangat berterima kasih kepada Bapak Camat dan para kepada desa dan lurah yang telah berlapang dada untuk menerima mahaiswa untuk melaksanakan program KKN di wilayahnya masing-masing seraya meminta bimbingan, arahan dan nasehatnya. “Karena para peserta KKN adalah mahasiswa yang masih dalam tahap belajar” ucapnya. Selanjutnya Dekan FAI meminta kepada mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater serta menjunjung tinggi akhlak yang mulia, menggandeng kawan dan masyarakat untuk saling bekerjasama dan memberikan kontribusi baik berupa fisik, tenaga maupun fikiran kepada masyarakat disamping mereka juga perlu belajar banyak dari kenyataan hidup di tengah-tengah masyarakat yang lebih luas. Camat Stabat, Nuriadi S.Sos dengan senang hati menerima dan bahkan sangat berterima kasih kalau beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Stabat yang dipimpinnya telah dipilih menjadi lokasi mahasiswa melaksanakan program KKN. “Semoga hal ini menjadi satu anugerah dan keberkahan” ujarnya dihadapan para hadirin rombongan dari FAI-UISU maupun para stafnya.

PEMBEKALAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) MAHASISWA FAI-UISU

 

Pada hari Sabtu 1/2 2020 unsur pimpinan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) memberikan pembekalan kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke XXII. KKN kali ini akan dilaksanakan di Kecamatan StabatLangkat dan peserta akan ditempatkan 7 kelurahan/desa, yaitu desa Kwala Begumit, desa Karang Rejo, desa Pantai Gemi, desa Mangga, desa Ara Condong, desa Banyumas dan Kelurahan Stabat Baru. Mahasiswa peserta KKN akan berada di desa-desa dan kelurahan tersebut selama 45 hari terhitung dari tanggal 3 Februari 2020. Karena itu pembekalan menjadi sesuatu yang sangat penting artinya bagi para peserta KKN. Mereka dibekali mengenai wawasan kemasyarakatan, organisasi sosial dan keagamaan serta teknis pelaksanaannya mulai dari sosialisasi, perencanaan, aplikasi dan evaluasi program.

Pemateri terdiri dari dekanat; Wakil Dekan Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah (ADI), Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola (STK) dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan (KAK). Sementara Dekan Fakultas Agama Islam menyampaikan pesan-pesan dan nasehat bagi para peserta agar menjaga nama baik almamater. Mereka juga harus menyadari posisi masing-masing sebagai tamu di daerah dan kampung orang lain. Namun sedikitnya ada tiga hal penting yang dipesankannya, yaitu menjaga akhlak, bekerjasama dan berkontribusi. “Sebagai seorang yang berlatar belakang pendidikan agama, sudah sepatutnya menjunjung tinggi akhlak yang mulia, terlebih-lebih di tempat KKN nanti dimana ketika mereka berada di daerah orang lain….selanjutnya, kerjasama dengan sesama kelompok, dengan kelompok lain dan kerjasama dengan aparat setempat maupun dengan masyarakat sekitar…. menjunjung sikap toleran, harmonis, hormat dan saling menghargai…. dan selain itu, yang harus diperhatikan adalah apa yang bisa mahasiswa sumbangkan, bisa apa, dan apa kontribusnya bagi masyarakat desa tempat KKN”

Acara pembekalan pun berjalan dengan lancar dan sekali-sekali diselingi tanya jawab yang cukup menggelitik. Mahaiswa bertanya mulai dari siapa yang merencanakan program di tempat KKN, adakah uang saku diberikan kepada mereka hingga pertanyaan transparansi penggunaan keuangan yang mereka bayar untuk KKN. Tentu saja kesemuanya dijawab dengan gamblang dan jelas baik oleh Wakil Dekan STK maupun Wakil Dekan ADI.

Kunjungan Balasan BNI Syariah Ke FAI UISU


Beberapa waktu yang lalu, dalam rangka menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) yang sudah terjalin sejak beberapa tahun yang lalu, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sumatera Utara, Dr. M. Firman Maulana bersilaturrahmi ke BNI Syari’ah Cabang Utama Medan yang didampingi oleh Wakil Dekan bidang Akademik dan Dakwah Islam (WD-ADI), Wakil Dekan bidang Kewirausahaan dan Kemahasiswaan (WD KAK) dan Sekretaris Program Studi Ekonomi Syari’ah.

Kedatangan rombongan FAI-UISU disambut baik oleh Ibu Santika Handayani, salah seorang staff BNI. Sedikit kikuk, karena memang kunjungan tersebut dadakan dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Dalam kesempatan itu Dekan FAI-UISU mohon maaf dan sangat apresitif terhadap para staf BNI Syariah yang dengan tulus dan ramah dalam penyambutannya. Selanjutnya Dekan menyampaikan hajatnya terkait dengan realisasi dan aplikasi MoU yang telah terjalin selama ini antara UISU dan BNI Syariah Medan. Sebagai tindak lanjut MoU tersebut diharapkan FAI juga bisa melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan BNI Syar’ah. Hal itu penting terkait dengan kerjasama ke dua lembaga tersebut dalam merealisasikan MoU/MoA seperti dalam bentuk workshop, magang mahasiswa, dosen tamu dan praktisi atau pembentukan mini bank di FAI yang diadvokasi BNI Syariah.

Selang beberpa hari kemudian FAI-UISU telah mendapat kunjungan balasan dari pihak BNI Syariah dan diterima oleh Dekan FAI, Dr. M. Firman Maulana MA di ruang kerjanya. Diskusi pun berlanjut seputar kerjasama yang mungkin dapat diwujudkan dalam waktu dekat sepeerti program “Magang” mahasiswa jurursan Ekonomi Syariah. Dalam perbincangan yang dihadiri para wakil dekan dan staf lainnya telah mengemuka beberapa isu terkait produk BNI Syariah yang selama ini tidak banyak diketahui oleh para dosen. Karena itu direncanakan BNI Syariah akan mengadakan road show, pameran produk-produk perbankkan tersebut atau selenggarakan kuliah tamu dan lain sebagainya.