ANAK YATIM; Rektor UISU Prof. Dr. Ir. Mhd Asaad, Msi menyerahkan bantuan bagi para anak yatim panti asuhan Kota Medan dalam rangka menyambut Milad yayasan UISU ke 68, UISU ke 67, Sabtu (5/1) di Masjid Jami’ kampus UISU Jalan SM Raja Medan.

 

MEDAN – Hari ini (Senin 7 /1) Universitas Islam Sumatera Utara genap berumur 67 tahun. Dalam rangka memperingati Milad UISU digelar berbagai kegiatan,  diantaranya penyerahan bantuan kepada anak yatim pitu, ziarah ke kuburan pendiri UISU serta sidang senat terbuka yang akan dilaksanakan Senin (7/1) di Auditorium UISU.

Rektor UISU, Prof. Dr. Ir. Mhd. Asaad, Msi pada penyerahan bantuan kepada anak yatim piatu di Mesjid Jamik UISU kemarin (5/1) mengatakan pentingnya memperkuat tali silturrahim sebagai modal yang penting dalam membangun UISU sebagai Perguruan Tinggi Islam, Andal, teruji dan Bermartabat Mulia, dicintai oleh masyarakat dan diridhai Allah Swt sebagaimana yang menjadi visi UISU. “UISU akan jaya kembali, apabila masing-masing pihak membangun kekompakan dan silaturrahim yang kuat serta kerja keras meningkatkan kualitas akademik,”ucapnya. Hadir dalam kegiatan itu, Jajaran Pembantu Rektor yakni Dr. Liesna Andriany, Dra. Asnawati Matondang, MSP, Prof. Efendi Barus, Ph.D, Dr. Syarifuddin Elhayat, dekan di lingkungan UISU dan para dosen serta pegawai UISU.

Ditegaskan Rektor, bahwa UISU sebagai salah satu PTS terbesar di Sumatera Utara harus mampu melahirkan generasi-generasi yang kuat dan cerdas. Dengan demikian, pihaknya berharap lulusan UISU memiliki daya saing di tengah-tengah masyarakat dan pada akhirnya mampu memberikan konstribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional.

Prof Dr. Ir. Mhd. Asaad. Msi yang juga Guru Besar Fakultas Pertanian itu berharap prestasi yang sudah berhasil diraih UISU saat ini dapat ditingkatkan apda masa yang akan datang. Misalnya, dalam hal peningkatan akreditasi program studi dan akreditasi institusi yang saat ini hampir semuanya memperoleh peringkat B dapat ditingkatkan lagi.

Begitu juga dengan peringkat rangking perguruan tinggi swasta versi Menristek Dikti yang menempatkan UISU sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di wilayah LLDIkti I dapat ditingkatkan lagi. Hal itu dapat dicapai dengan peningkatan kualitas dan kemampuan sesuai dengan standard yang sudah ditetapkan kementrian Ristek Dikti. Terakhir, UISU saat ini juga telah menambahkan 2 Prodi Magister di Agroteknologi dan Agribisnis.

Rektor berharap tahapan dan sasaran pengembangan UISU berjalan sesuai dengan Resntra yang sudah ditetapkan.  Salah satunya menjadikan UISI sebagai institusi bertaraf internasional dengan penguatan dan penajaman berwawasan Islami pada tahun 2026.

Sementara itu, setelah pemberian santuanan kepada anak yatim, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam pendiri UISU H Bahrum Jamil, SH di perkuburan muslim Jalan Brigjen Katamso, H Adnan Banawi dan Hj. Sariani AS di perkuburan Masjid Raya Medan, H. Rifai Abdul Manaf di perkuburan Jalan Denai Medan, Drs. Sabaruddin Ahmad di perkuburan muslim Jalan Thamrin Medan. (***)